Kamis, 10 April 2014

8 Mitos Keliru Mengenai Penis dan Ereksi


Banyak persepsi yang salah mengenai fakta tentang penis dan ereksi. Maka dari itu janganlah terjebak akan kekeliruan tersebut. Pada kali ini kami akan mempostingkan fakta sebenarnya mengenai penis dan ereksi sesuai yang dilansir situs menshealth berikut ini.

Mitos 1: ‘Pria sejati’ tidak mengalami kesulitan ereksi.

Fakta: Pada suatu waktu dalam kehidupannya, banyak pria yang mengalami kesulitan ereksi atau mempertahankannya. Hal ini dapat terjadi seiring pertambahan usia, perilaku budaya, dan pola hidupnya. Jika terjadinya hanya sesekali saja, hal ini bukanlah masalah besar. Tapi jika persoalan ini terus berlanjut maka akan mempengaruhi hubungan pribadi dan menjadi masalah bersama.

Mitos 2: Sumber masalah disfungsi ereksi terletak di ‘kepala’.

Fakta: Meskipun disfungsi ereksi memiliki penyebab psikologis (seperti: cemas, stres, perasaan bersalah, lelah, masalah terhadap pasangan, atau depresi), kini diketahui bahwa sekitar 80% permasalahannya memiliki sebab yang berhubungan dengan masalah fisik.

Mitos 3: Pria selalu ingin dan siap untuk melakukan hubungan seksual.

Fakta: Tidak sesederhana itu. Kelelahan fisik atau berpikir keras mengenai masalah pekerjaan atau keluarga bisa mempengaruhi gairah pria dan kegiatan seksual.

Mitos 4: Sulit ereksi adalah hilangnya ketertarikan seks, hilang tenaga atau mandul.

Fakta: Kesulitan ereksi terkait dengan kemampuan membuat atau mempertahankan ereksi, dan bukan berarti kehilangan minat untuk berhubungan seksual atau menjadi mandul. Sulit ereksi tidak berhubungan dengan kekuatan, kejantanan, atau keinginan bercinta.

Mitos 5: Obat oles dapat memperlambat ejakulasi.

Fakta: Umumnya obat oles dalam bentuk krim, cairan, dan spray mengandung bahan pemati rasa (anaesteti), membuat permukaan penis mati rasa sehingga ejakulasi tidak cepat terjadi. Jadi bukan menimbulkan efek lebih tahan lama tapi mati rasa.

Mitos 6: Kesulitan ereksi akan berlalu.

Fakta: Disfungsi ereksi adalah persoalan medis dengan solusi pengobatan. Anda harus mengobati disfungsi ereksi. Bila tidak diobati, disfungsi ereksi dapat menimbulkan konsekuensi psikologis, termasuk perasaan malu, kehilangan, atau minder. Lebih jauh lagi, hal ini bisa saja terkait dengan kasus penyakit lainnya seperti obesitas dan penyakit sirkulasi darah. Disfungsi ereksi yang terjadi di setiap tahapan usia dapat diobati apapun penyebabnya, baik fisik atau psikis.

Mitos 7: Disfungsi ereksi adalah problem fisik semata.

Fakta: Ini masalah kompleks, gabungan antara kognitif, perilaku, emosi, sosial, dan komponen fisik. Kaitannya dengan fisik, ereksi adalah mekanisme hidrolik yang didasari pada kondisi adanya aliran deras darah yang masuk dan bertahan di penis. Proses ini dapat terhambat karena berbagai hal seperti kondisi pembuluh darah, efek alkohol yang berlebihan, efek samping pengobatan, diabetes, fungsi syaraf yang abnormal, kekurangan hormon, operasi pengangkatan prostat karena kanker, merokok, yang sesungguhnya semua hal itu masih mungkin untuk diobati.

Mitos 8: Disfungsi ereksi adalah hal yang lumrah dalam proses penuaan.

Fakta: Berapapun usia pria, disfungsi ereksi tidak boleh dianggap hal yang normal. Meskipun disfungsi ereksi kerap terjadi pada pria tua, namun bukan cuma berarti proses penuaan -karena di usia 30 atau 40-an bisa mengalaminya. Perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, berolahraga teratur, menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan, dapat menurunkan risikonya.

Minggu, 06 April 2014

AWAS!! Berhati-hatilah Dengan Wanita Seksi


Wanita memang makluk yang bisa mempesona pria. Waktu terasa singkat kalau kita membicarakan soal wanita, apalagi wanita seksi. Baru-baru ini hasil dari sebuah penelitian di Kanada, berkomunikasi dengan wanita yang cantik, para pria menganggap percakapan mereka berlangsung begitu singkat. Para pria juga dapat mengingat topik diskusinya jika mereka berbicara dengan wanita seksi. Ketika mengobrol dengan wanita cantik, Anda mencoba untuk membuat kesan yang baik sehingga Anda jadi lebih fokus pada percakapan dan kata-kata Anda sendiri, kata Ping Dong, seorang doktor peneliti di Toronto’s Rotman School of Management. Otak Anda begitu terlibat sehingga membuat waktu cenderung berlalu tanpa Anda sadari, tambah Dong. Tapi, tentu saja itu bukan satu-satunya cara para wanita seksi memainkan pikiran Anda. Dikutip dari situs Menshealth, beberapa hal di bawah ini perlu Anda waspadai agar Anda tidak mudah terjebak dalam masalah.

• Wanita seksi mengacaukan memori.

Setelah berbohong demi mengesankan seorang wanita cantik, para pria ternyata harus menghadapi waktu yang sulit untuk memisahkan realitas dari dari khalayan mereka, hingga beberapa minggu kemudian. Penelitian terbaru dari Texas Christian University menemukan bahwa berbohong kepada seorang calon pasangan seksual benar-benar dapat membingungkan memori Anda. Dan, semakin Anda berbohong, maka otak Anda semakin menganggap kebohongan tersebut sebagai fakta. Begitu menurut penelitian tersebut.

• Wanita seksi membuat Anda tidak sabaran.

Para pria lebih mudah menerima persyaratan pinjaman uang yang buruk jika iklan tentang pinjaman tersebut menampilkan gambar wanita cantik. Menurut laporan dari McMaster University dan National Bureau of Economic Research, dengan memicu pusat-pusat kesenangan di otak Anda, para wanita seksi dapat membuat Anda mengacuhkan masa depan dan hanya fokus pada kepuasan saat ini.

• Wanita seksi mengubah Anda menjadi Robin Hood.

Para pria cenderung untuk bertindak tanpa pamrih dan memberikan uang kepada orang miskin ketika ada wanita seksi yang memerhatikannya, jelas satu studi dari Inggris. Penelitian tersebut juga menjelaskan, prospek seks mendorong para pria untuk memamerkan sisi baik mereka, dan hal itu disukai oleh para wanita.

• Wanita seksi membuat Anda mabuk kepayang.

Dalam satu studi di University of Texas, para pria seperti mengalami sensasi mabuk kepayang setelah melihat foto jam pasir yang berbentuk bokong dan pinggul seorang wanita. Rasio pinggang hingga pinggulnya memang tampak seperti gambaran sempurna suatu potensi reproduksi, sehingga dapat mengirimkan sentakan kenikmatan melalui pusat-pusat kesenangan di otak pria.

Inilah Politik Menjajah Tubuh Wanita


Anda wajib mengetahui dimana titik erotis wanita. Tidak ada bedanya dengan dunia politik. Sebelum anda menjajahnya anda terlebih dahulu harus menjelajah. Kenapa demikian? Titik erotis wanita tidak sama dan anda harus mengetahuinya untuk mempermudah wanita orgasme.

Bagaimana caranya?

Mintalah si Dia untuk menelusuri tubuhnya sendiri dari ujung kepala hingga ujung kaki menggunakan ujung jari bergantian tangan kiri dan kanan, sambil menutup mata dan merasakannya. Lalu, giliran Anda yang menelusuri sekujur tubuhnya dengan cara yang sama. Cara ini akan membantunya untuk lebih mengenal dirinya sendiri, selain untuk membantu Anda mengetahui titik-titik yang dapat distimulasi.

Untuk membuktikan apakah tempatnya sudah benar, tiup atau ciumlah titik tersebut, lalu perhatikan reaksi tubuhnya. Bila geli dan membuat bulu kuduknya berdiri, atau tubuhnya bergetar, maka itulah titik erotis si Dia. Jika sudah tahu, langkah selanjutnya untuk menjajah si Dia adalah dengan membuatnya berfantasi, berkhayal, dan bermimpi. Jangan abaikan keliaran fantasi seksual wanita, karena ini juga menjadi kunci penting untuk mencapai orgasme. Fantasi membuat si Dia sangat liar namun mudah ‘ditaklukkan’.

Anda harus mengandalkan kemampuan berkomunikasi dan berdiplomasi dalam hal ini. Ingat, di dalam berdiplomasi tidak boleh ada kata kalah atau menye¬rah. Anda yang berkuasa dan memimpin, meski hanya dengan menatap matanya saja.

sumber : menshealth

Kamis, 03 April 2014

Stop!! Mencukur Bulu Di Area Intim


Tubuh yang indah adalah tubuh yang mulus dan tidak ada sedikit pun tumbuh bulu-bulu seperti pada ketiak dan area intim lainnya. Setiap wanita menginginkan tubuh yang mulus tersebut. Maka dari itu, mereka kerap melakukan berbagai cara supaya bulu-bulu tidak tumbuh di badannya seperti melakukan pencukuran, wax, metode benang, dan juga memakai krim penghilang bulu.

Wanita mengaplikasikan teknik tersebut pada bulu-bulu di bagian tubuh tertentu, yaitu tangan, kaki dan ketiak. Namun terkadang, daerah sekitar kemaluan wanita tak luput dari sapuan penghilang bulu. Lantas, apakah ini aman?

Ahli Dermatologi, Shannaz Nadia Yusharyahya, membenarkan bahwa menghilangkan bulu di bagian tubuh tertentu memiliki manfaat kesehatan.

Pada ketiak misalnya, bulu yang dibiarkan tumbuh lebat maka akan menjadi sarang bakteri melalui keringat. Ini yang akan menyebabkan bau tak sedap. Tapi berbeda dengan bulu-bulu yang terletak di sekitar kemaluan.

"Bulu di sekitar kemaluan justru melindungi vagina dari kuman, agar tidak mudah terkena infeksi," kata Shannaz Nadia di Jakarta.

Lanjutnya, kebersihan alat vital memang perlu. Untuk itu, bulu-bulu di sekitar area intim wanita tidak perlu di cukur habis, cukup dipotong saja sehingga lebih pendek.

Banyak salon kecantikan yang menawarkan jenis wax untuk menghilangkan bulu kemaluan. Menurut Shannaz, yang masih aman untuk dilakukan adalah metode bikini line, karena masih menyisakan bulu-bulu yang melindungi vagina. Sedangkan Brazilian wax, metode di mana bulu di area intim dibabat habis, dinilai tidak baik secara medis.